A L U M N I S A F

MEDIA KOMUNIKASI PARA ALUMNI
TK - SD - SMP - SMA SALMAN AL FARISI
GURU - SISWA - KARYAWAN - ORANG TUA

Rabu, 16 Januari 2008

LANGKAH2 SUKSES




Langkah-langkah untuk mencapai sukses dalam kehidupan disebut langkah hidup.

1. Pikiran adalah langkah hidup

Pikiran manusia bukan saja sebagai tool (alat), tetapi juga merupakan suatu control (kendali). Karena pikiran kita juga merupakan suatu control berarti dia ikut menentukan apa-apa yang akan kita lakukan.Itulah sebabnya kita harus berhati-hati dalam memberikan input (masukan) ke dalam pikiran kita. Kita harus selalu memeriksa isi pikiran kita dan mengisinya dengan pemikiran yang bersih.

2. Ucapan adalah langkah hidup
Ungkapan "Bicara adalah perak, diam adalah emas" tidaklah seluruhnya benar. Yang membedakan ucapan adalah nilai dan isi yang terkandung di dalamnya. Ucapan yang mempunyai nilai dan isi yang baiklah yang akan menyelamatkan kita. Dan yang sebaliknya akan 'membinasakan' kita. "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari Kiamat,berkatalah yang baik atau diam."(HR.Bukhari dan Muslim)

"Barang siapa yang menjamin untukku dengan apa yang ada di antara dua tulang rahangnya dan di antara dua kakinya, maka aku jamin syurga baginya."(HR.Bukhari)

Ucapan dapat lebih melukai daripada pedang, oleh karena itu ucapan perlu dijaga. Imam Ghazali dalam kitab Ihya 'Ulmuddin membahas khusus satu bab tentang bahaya lisan yang menunjukkan bahaya lisan jika tidak benar ini akan berakibat tidak saja di dunia, tetapi juga di akhirat.Sekali berbohong di dunia orang tidak akan mempercayainya lagi dan Allh sangat murka terhadap orang yang mengatakan apa yang tidak dilakukannya. (QS.Ash-Shaf:2-3)

3. Tindakan adalah langkah hidup
Seseorang membutuhksn tindakan untuk mencapai sukses.Jika tindakan (amal) yang dilakukan itu kebajikan, maka berlakulah 'barang siapa menanam, dia akan memetik hasilnya'. Sebaliknya, jika tindakannya berupa kemaksiatan, maka berlakulah 'barang siapa menggali lubang, maka ia akan terperosok ke dalamnya'. Kedua prinsip tersebut berlaku di dunia dan di akhirat, atau kedua-duanya. Bukankah manusia hanya berusaha sedangkan Allahlah yang menentukan?(QS.13:11)

Simbol sukses dan simbol gagal
Pikiran, ucapan, dan tindakan adalah faktor internal manusia. Ketiganya merupakan langkah hidup. Setiap langkah hidup yang semakin mendekatkan seseorang ke tujuan yang dikehendaki disebut sebagai simbol sukses. Sedangkan, sebaliknya adalah simbol gagal.

Faktor eksternal yang juga ikut menentukan langkah hidup di antaranya adalah lingkungan. "Sesungguhnya perumpamaan bergaul dengan teman yang baik dan orang yang jahat adalah seperti bergaul dengan penjual minyak wangi dan pandai besi. Teman penjual wangi itu boleh jadi akan memberi minyak wangi kepadamu atau kamu dapat membelinya atau paling tidak kamu akan mendapat bau harum daripdanya. Sedangkan teman pandai besi boleh jadi akan membuat pakaianmu berlubang (terbakar) atau paling tidak kamu ikut hangus dengannya." (HR.Bukhari-Muslim)

Peranan niat dalam mencapai sukses
Kita harus yakin bahwa sukses yang kita kejar di dunia ini semata-mata karena mengharapkan ridho-Nya. Bukan karena mengharapkan ridho manusia.

Sukses di atas sukses. (QS.3:185; 98:8)

Tipe-tipe manusia:
· Tipe manusia yang memiliki simbol gagal.Gagal di dunia dan di akhirat

· Tipe manusia yang memiliki simbol sukses, tetapi tidak memiliki niat ikhlas.Sukses di dunia, tetapi gagal di akhirat.

· Tipe manusia yang memiliki simbol sukses dan didasari oleh niat yang ikhlas.Sukses di dunia dan di akhirat.

Senin, 14 Januari 2008

HAPPY MARRIED


TELAH MENIKAH SEORANG POLISI WANIAN ...EH WANITA ( POLWAN ) ADISTYA P
(ALUMNI SMP SAF ANGKATAN 3 ) DI CIMAHI KEMARIN HARI AHAD 13 JANUARI 2008.

SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU BUKAN BARI , SEMOGA SELALU BAHAGIA DAN TETAP MENDAPAT LINDUNGAN ALLAH SWT

Jumat, 11 Januari 2008

Tempayan retak



CERITA ANNISA MAIMUNAH , WAKTU PINTAQ DI PONPES AL ITTIFAQ CIWIDEY
Apakah Kita Semua Adalah Tempayan Retak ??

Seorang tukang air di India memiliki dua tempayan besar; masing-masing tergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawanya menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak.

Jika tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya, tempayan retak itu hanya dapat membawa air setengah penuh. Selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari. Si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja si tempayan yang tidak retak merasa bangga
akan prestasinya, karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Namun si tempayan retak yang malang itu merasa malu sekali akan ketudaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya dapat diberikannya.

Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak itu berkata kepada si tukang air, 'Saya sungguh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu.'
'Kenapa?' tanya si tukang air. 'Kenapa kamu merasa malu?'
'Saya hanya mampu, selama dua tahun ini, membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa karena adanya retakan pada sisi saya telah membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita.

Karena cacadku itu, saya telah membuatmu rugi,' kata tempayan itu.
Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak, dan dalam belas kasihannya, ia berkata, 'Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan.'

Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan, dan itu membuatnya sedikit terhibur. Namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor, dan kembali tempayan retak itu meminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya.

Si tukang air berkata kepada tempayan itu, 'Apakah kamu memperhatikan
adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan yang lain yang tidak retak itu? Itu karena aku selalu menyadari akan cacadmu dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu, dan setiap hari jika kitam berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu ada, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang.'

Setiap dari kita memiliki cacad dan kekurangan. Kita semua adalah tempayan retak. Di mata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekuranganmu. Kenalilah kelemahanmu dan kamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan. Ketahuilah, di dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita.

CONGRATULATION



SELAMAT MENYAMBUT TAHUN baru MASEHI 1 JANUARI 2008
DAN
SELAMAT MENYAMBUT TAHUN BARU HIJRIAH 1429 H
( MENGINGAT KEMBALI PERISTIWA HIJRAHNYA NABI MUHAMMAD SAW DARI MEKAH KE MADINAH, DAN MENGAMBIL HIKMAH DAN MAKNA HIJRAHNYA NABI BESAR RASULULLOH )