A L U M N I S A F

MEDIA KOMUNIKASI PARA ALUMNI
TK - SD - SMP - SMA SALMAN AL FARISI
GURU - SISWA - KARYAWAN - ORANG TUA

Sabtu, 16 Agustus 2008

JANGAN JADI KELEDAI

“HANYA KELEDAI YANG AKAN MASUK LUBANG YANG SAMA DUA KALI”
Pepatah arab yang sangat terkenal ini mengingatkan kita akan pentingnya kita belajar dari pengalaman, berapa orang dari kita yang meniru tingkah laku keledai tersebut, diantara kita sering sekali terjatuh pada lubang yang sama bukan hanya dua kali tetapi tiga kali, empat kali dan berkali-kali, artinya lebih buruk dari seekor binatang( keledai) . contoh konkrit dikehidupan bagaimana seorang artis yang sangat menyesal karena tertangkap pada saat menggunakan barang “haram “ narkoba, beberapa waktu kemudian berulang dengan kejadian yang sama .

Ternyata sering sekali peristiwa yang kita hadapi lewat begitu saja tanpa kita dapat melakukan “learning” dari peristiwa tersebut . untuk hal semua itu perlu rasanya berhenti sebentar dan memikrkan semua yang telah kita hadapi, pada penggiat di alam terbuka sering kita dengar jika kita tersesat di sbuah hutan yang lebat maka yang harus dilakukan adalah berhenti/STOP dan lakukan review dan evaluasi dari perjalanan yang sudah dilakukan hal ini dilakuka untuk menghindari kita semakin tersesat . Begitu juga dalam kehidupan kita saat ini sepertinya sangat tepat kalau kita berhenti sebentar untuk mengevaluasi kejadian-kejadian yang sudah kita alami, Momen Ramadhan sangat tepat untuk melakukan semua ini. ingat semua peristiwa yang kita alami akan diminta pertanggungjawabannya oleh sang pencipta Allah SWT .

Untuk belajar dari pengalaman tidak selamanya kita belajar dari pengalaman pribadi. Kita bisa belajar dari pengalaman orang lain , tokoh sukses ataupun orang yang gagal dalam menggapai suatu cita-cita atau harapannya .

Amerika Serikat Bangkit menjadi Negara Super power di dunia ini setelah belajar dari kesuksesan “musuh” nya yang telah berhasil meluncurkan pesawat keluar angkasa yaitu Sputnik milik Uni Soviet .sehingga tertanam dari semua warga Negara nya untuk dapat membuat penemuan-penemuan khususnya roket yang dapat mendorong pesawat ke luar angkasa. Homer Hickam adalah nama yang sangat terobsesi untuk dapat membuat roket tersebut, bersama tiga orang temannya ia dapat membuktikan semua itu, hingga akhirnya pada tahun 1969 proyek Apollo dapat menyamai keberhasilan Uni Soviet dalam teknologi luar angkasa, sampai saat ini nama Roket Homer Diabadikan sebagai Nama Roket pendorong semua pesawat luar angkasa di Amerika serikat .

Dalam kehidupan pribadi tentu banyak sekali pengalaman-pengalaman kita yang dapat dijadikan pembelajaran, dicari hikmah dari setiap kejadian yang baik ataupun buruk. Tetapi nkejadian apapun yang sudah kita alami kita harus yakin bahwa itu yang terbaik buat kita semua, jika baik kita harus bersyukur jika tidak baik kita harus dapat mengambil hikmahnya.
Bisa jadi sebuah peristiwa baik menurut kita tetapi buruk menurut Allah SWT dan begitu juga sebaliknya .

Dan selalu belajar dari pengalaman kita bisa dikatagorikan menjadi manusia yang bersyukur, janji allah swt dalam Al Qur’an jika kita bersyukur maka pintu rezeki akan dibuka, tetapi jika seblaliknya sesungguhnya azab Allah amat pedih. Mudah-mudahan kita menjadi makhluk Allah SWT yang selalu bersyukur .
Alhamdulillah YPSAF juga dapat belajar dari pengalaman yang “sangat berkesan” sehingga semua aturan-aturan kepegawaiannya di revisi dan disesuaikan dengan UU tenaga kerja . dimana hal ini tidak mungkin terjadi jika hanya diingatkan di dalam internal YPSAF sendiri oleh stakeholder yang berada di bawah rezim yayasan saat ini.
Mudah-mudahan kedepannya tidak harus ada korban dulu untuk mengingatkan sesuatu yang benar …sw0808
Oleh-oleh dari training Experential Learning Power ( hotel sukajadi dan cikole )

Senin, 11 Agustus 2008

HUMOR BERMAKNA



Humor 1 :
JIN BOTOL
Ada 4 orang berlainan bangsa, orang Rusia, orang Jerman, orang Perancis dan orang Amerika. Mereka menemukan sebuah botol kecil tertutup rapat. Ketika tutup botol dibuka oleh mereka, maka keluarlah jin raksasa dari botol itu.
Sebagai tanda terima kasih atas pembebasannya dari botol itu, maka sang jin berkata kepada mereka : “Di depan kalian sekarang ada 4 kolam renang, saya akan mewujudkan sebuah permintaan masing-masing dari anda. Ketika anda hendak melompat masuk kedalam kolam, mintalah sebuah permintaan agar air kolam itu berubah menjadi apa yang anda kehendaki !”
Ketika orang Perancis melompat ke dalam kolam ia berteriak: “Wine (arak anggur) !” Maka seketika itu pula air kolam berubah menjadi arak anggur dan ia berenang di dalamnya sambil meminum arak anggur sepuas-puasnya.
Ketika orang Rusia melompat ke dalam kolam ia berteriak: “Vodka (minuman keras khas Rusia) !” Maka dalam seketika air kolam berubah menjadi vodka.
Ketika orang Jerman melompat ke dalam kolam ia berteriak: “Beer (bir) !” Maka dalam seketika air kolam berubah menjadi bir.
Terakhir orang Amerika berlari menuju kolam renang. Namun sial, ia menginjak kulit pisang dan terpeleset masuk ke dalam kolam sambil memaki: “Shitt… (dari kata bull-shit = tahi kebo) !!” Maka dalam sekejab air kolam berubah jadi tahi kebo !
Pelajaran yang bisa dipetik :
Berpikirlah dua kali sebelum mengatakan sesuatu, karena kadang-kadang kata-kata yang diucapkan bisa mencelakakan!
======================================================
Humor 2 :
ORGAN TUBUH
Para organ tubuh mengadakan rapat untuk menentukan siapa-siapa saja yang pantas menerima imbalan. Masing-masing organ memberi argumentasi sebagai berikut :
Otak : Saya pantas diberi imbalan, karena saya yang mengendalikan semua fungsi organ tubuh.
Darah : Saya juga pantas diberi imbalan, karena saya yang mensuplai oksigen ke otak.
Perut : Saya juga, karena saya yang mencerna makanan untuk keperluan otak.
Kaki : Saya juga, karena saya melaksanakan kemauan otak kemana hendak pergi.
Mata : Saya seharusnya juga, karena saya mengijinkan otak untuk melihat apa yang sedang tejadi.
Anus : Saya juga berhak dapat imbalan, karena saya adalah pintu pembuangan sisa-sisa makanan.
Peserta rapat lainnya mentertawakan Anus dan meremehkannya. Untuk membuktikan kebenarannya, sang Anus dengan seketika menutup rapat-rapat lubangnya dan ngambek beberapa hari, sehingga kotoran-kotoran perut tidak bisa dibuang keluar tubuh. Apa yang terjadi ?
Hari 1 : Otak menjadi pusing (sakit kepala) dan berteriak agar lubang anus segera dibuka.
Hari 2 : Perut menjadi kembung dan kesakitan.
Hari 3 : Kaki manjadi kejang dan goyah.
Hari 4 : Mata berair dan pandangan menjadi kabur.
Hari 5 : Darah keracunan dan meracuni seluruh tubuh.
Hari 6 : Akhirnya para organ yang kesakitan tersebut, mengakui pentingnya peranan Anus dan menyetujui memberi imbalan kepadanya !
Pelajaran yang bisa dipetik :
Jangan meremehkan peranan orang lain di dalam satu team, sekalipun peranan anda termasuk yang paling penting.
========================================================
Humor 3 :
MESIN KANTOR
Boss membawa sebuah dokumen masuk ke ruangan dimana peralatan mesin copy dan mesin penghancur dokumen berada. Lalu ia menghampiri seorang operator dari salah satu mesin yang ada disitu dan berkata: “Ini ada dokumen rahasia, tolong segera anda kerjakan !”
Tanpa tanya-tanya, sang operator segera memasukkan dokumen rahasia itu ke mesin penghancur dan menekan tombol mesin.
“Tolong di copy satu lembar saja ya” kata Boss. (Si Boss mengira bahwa itu adalah mesin copy, padahal mesin penghancur).
Pelajaran yang bisa dipetik :
Jangan sekali-kali beranggapan bahwa Boss anda tahu segala-galanya !
======================================================
Humor 4 :
LAMPU ALADIN
Manager Junior, Manager Senior dan Boss jalan bersama menuju ke tempat rapat melalui taman. Di tengah perjalanan mereka menemukan lampu Aladin, mereka lalu menggosok rame-rame lampu ajaib itu. Dan Aladin pun keluar dari dalam lampu dan berkata: “Biasanya saya memberi kesempatan kepada seorang penggosok 3 permintaan ! Namun karena ada 3 orang, maka masing-masing saya beri satu kesempatan permintaan saja!”
Dan Manager Junior langsung berteriak : “Saya ingin ke pulau Hawai naik kapal pesiar mewah !“ Blassss …. dan si manager junior sudah berada di kapal pesiar mewah menuju Hawai !
Manager Senior segera menyusul berteriak : “Saya ingin memenangkan judi jutaan dolar di kasino Las Vegas !” Blass …. dan si Manager Senior telah berada di salah satu kasino termewah di Las Vegas !
Giliran sang Boss dengan tenang berkata : “Saya ingin 2 manager idiot itu dikembalikan ke kantor saya, sebelum rapat dimulai ….. “
Pelajaran yang bisa dipetik :
“Berikan kesempatan pertama kepada sang Boss untuk berbicara !”
======================================================
Humor 5 :
-ESE dan –KEE
Seorang warga Amerika dan seorang warga Jepang duduk sederet di dalam pesawat terbang menuju LA.
Orang Amerika bertanya kepada orang Jepang (dalam bahasa Inggris): “What kind of –ese are you ?”
Orang Jepang kebingungan lalu menjawab : “Maaf, saya tidak mengerti maksud anda”
Orang Amerika mengulang lagi : “What kind of –ese are you ?”
Orang Jepang tetap saja tidak mengerti maksud pertanyaannya.
Orang Amerika sedikit frustasi lalu berkata : “What kind of –ese are you . Are you a Chinese, Japanese, Vietnamese !, etc……???”
“Oh, I am a Japanese.” Jawab si Jepang, lalu balik bertanya : “What kind of –kee are you ?”
“What do you mean what kind of –kee am I ?!” tanya si Amerika.
“Are you a Yankee, donkee, or monkee?” jawab orang Jepang.-
Pelajaran yang bisa dipetik :
Jangan menghina seseorang, karena bisa berbalik menjadi bumerang !

dari iwansahnialblog

Jumat, 08 Agustus 2008

KONSEP DIRI


KONSEP DIRI

dari blog tetangga
Masalah-masalah rumit yang dialami manusia, seringkali dan bahkan hampir semua, sebenarnya berasal dari dalam diri. Mereka tanpa sadar menciptakan mata rantai masalah yang berakar dari problem konsep diri. Dengan kemampuan berpikir dan menilai, manusia malah suka menilai yang macam-macam terhadap diri sendiri maupun sesuatu atau orang lain – dan bahkan meyakini persepsinya yang belum tentu obyektif. Dari situlah muncul problem seperti inferioritas, kurang percaya diri, dan hobi mengkritik diri sendiri. Artikel berikut akan mengulas tentang konsep diri, apa dan bagaimana konsep diri berpengaruh terhadap munculnya problem yang dialami manusia sehari-hari.
Konsep Diri
Konsep diri dapat didefinisikan secara umum sebagai keyakinan, pandangan atau penilaian seseorang terhadap dirinya. Seseorang dikatakan mempunyai konsep diri negatif jika ia meyakini dan memandang bahwa dirinya lemah, tidak berdaya, tidak dapat berbuat apa-apa, tidak kompeten, gagal, malang, tidak menarik, tidak disukai dan kehilangan daya tarik terhadap hidup. Orang dengan konsep diri negatif akan cenderung bersikap pesimistik terhadap kehidupan dan kesempatan yang dihadapinya. Ia tidak melihat tantangan sebagai kesempatan, namun lebih sebagai halangan. Orang dengan konsep diri negatif, akan mudah menyerah sebelum berperang dan jika gagal, akan ada dua pihak yang disalahkan, entah itu menyalahkan diri sendiri (secara negatif) atau menyalahkan orang lain.
Sebaliknya seseorang dengan konsep diri yang positif akan terlihat lebih optimis, penuh percaya diri dan selalu bersikap positif terhadap segala sesuatu, juga terhadap kegagalan yang dialaminya. Kegagalan bukan dipandang sebagai kematian, namun lebih menjadikannya sebagai penemuan dan pelajaran berharga untuk melangkah ke depan. Orang dengan konsep diri yang positif akan mampu menghargai dirinya dan melihat hal-hal yang positif yang dapat dilakukan demi keberhasilan di masa yang akan datang.
Proses Pembentukan Konsep Diri
Konsep diri terbentuk melalui proses belajar sejak masa pertumbuhan seorang manusia dari kecil hingga dewasa. Lingkungan, pengalaman dan pola asuh orang tua turut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap konsep diri yang terbentuk. Sikap atau respon orang tua dan lingkungan akan menjadi bahan informasi bagi anak untuk menilai siapa dirinya. Oleh sebab itu, seringkali anak-anak yang tumbuh dan dibesarkan dalam pola asuh yang keliru dan negatif, atau pun lingkungan yang kurang mendukung, cenderung mempunyai konsep diri yang negatif. Hal ini disebabkan sikap orang tua yang misalnya : suka memukul, mengabaikan, kurang memperhatikan, melecehkan, menghina, bersikap tidak adil, tidak pernah memuji, suka marah-marah, dsb - dianggap sebagai hukuman akibat kekurangan, kesalahan atau pun kebodohan dirinya. Jadi anak menilai dirinya berdasarkan apa yang dia alami dan dapatkan dari lingkungan. Jika lingkungan memberikan sikap yang baik dan positif, maka anak akan merasa dirinya cukup berharga sehingga tumbuhlah konsep diri yang positif.
Konsep diri ini mempunyai sifat yang dinamis, artinya tidak luput dari perubahan. Ada aspek-aspek yang bisa bertahan dalam jangka waktu tertentu, namun ada pula yang mudah sekali berubah sesuai dengan situasi sesaat. Misalnya, seorang merasa dirinya pandai dan selalu berhasil mendapatkan nilai baik, namun suatu ketika dia mendapat angka merah. Bisa saja saat itu ia jadi merasa “bodoh”, namun karena dasar keyakinannya yang positif, ia berusaha memperbaiki nilai.
Faktor yang Mempengaruhi Konsep Diri
Berbagai faktor dapat mempengaruhi proses pembentukan konsep diri seseorang, seperti :
Pola asuh orang tua
Pola asuh orang tua seperti sudah diuraikan di atas turut menjadi faktor signifikan dalam mempengaruhi konsep diri yang terbentuk. Sikap positif orang tua yang terbaca oleh anak, akan menumbuhkan konsep dan pemikiran yang positif serta sikap menghargai diri sendiri. Sikap negatif orang tua akan mengundang pertanyaan pada anak, dan menimbulkan asumsi bahwa dirinya tidak cukup berharga untuk dikasihi, untuk disayangi dan dihargai; dan semua itu akibat kekurangan yang ada padanya sehingga orang tua tidak sayang.
Kegagalan
Kegagalan yang terus menerus dialami seringkali menimbulkan pertanyaan kepada diri sendiri dan berakhir dengan kesimpulan bahwa semua penyebabnya terletak pada kelemahan diri. Kegagalan membuat orang merasa dirinya tidak berguna.
Depresi
Orang yang sedang mengalami depresi akan mempunyai pemikiran yang cenderung negatif dalam memandang dan merespon segala sesuatunya, termasuk menilai diri sendiri. Segala situasi atau stimulus yang netral akan dipersepsi secara negatif. Misalnya, tidak diundang ke sebuah pesta, maka berpikir bahwa karena saya “miskin” maka saya tidak pantas diundang. Orang yang depresi sulit melihat apakah dirinya mampu survive menjalani kehidupan selanjutnya. Orang yang depresi akan menjadi super sensitif dan cenderung mudah tersinggung atau “termakan” ucapan orang.
Kritik internal
Terkadang, mengkritik diri sendiri memang dibutuhkan untuk menyadarkan seseorang akan perbuatan yang telah dilakukan. Kritik terhadap diri sendiri sering berfungsi menjadi regulator atau rambu-rambu dalam bertindak dan berperilaku agar keberadaan kita diterima oleh masyarakat dan dapat beradaptasi dengan baik.
Merubah Konsep Diri
Seringkali diri kita sendirilah yang menyebabkan persoalan bertambah rumit dengan berpikir yang tidak-tidak terhadap suatu keadaan atau terhadap diri kita sendiri. Namun, dengan sifatnya yang dinamis, konsep diri dapat mengalami perubahan ke arah yang lebih positif. Langkah-langkah yang perlu diambil untuk memiliki konsep diri yang positif :
Bersikap obyektif dalam mengenali diri sendiri
Jangan abaikan pengalaman positif atau pun keberhasilan sekecil apapun yang pernah dicapai. Lihatlah talenta, bakat dan potensi diri dan carilah cara dan kesempatan untuk mengembangkannya. Janganlah terlalu berharap bahwa Anda dapat membahagiakan semua orang atau melakukan segala sesuatu sekaligus. You can’t be all things to all people, you can’t do all things at once, you just do the best you could in every way....
Hargailah diri sendiri
Tidak ada orang lain yang lebih menghargai diri kita selain diri sendiri. Jikalau kita tidak bisa menghargai diri sendiri, tidak dapat melihat kebaikan yang ada pada diri sendiri, tidak mampu memandang hal-hal baik dan positif terhadap diri, bagaimana kita bisa menghargai orang lain dan melihat hal-hal baik yang ada dalam diri orang lain secara positif? Jika kita tidak bisa menghargai orang lain, bagaimana orang lain bisa menghargai diri kita ?
Jangan memusuhi diri sendiri
Peperangan terbesar dan paling melelahkan adalah peperangan yang terjadi dalam diri sendiri. Sikap menyalahkan diri sendiri secara berlebihan merupakan pertanda bahwa ada permusuhan dan peperangan antara harapan ideal dengan kenyataan diri sejati (real self). Akibatnya, akan timbul kelelahan mental dan rasa frustrasi yang dalam serta makin lemah dan negatif konsep dirinya.
Berpikir positif dan rasional
We are what we think. All that we are arises with our thoughts. With our thoughts, we make the world (The Buddha). Jadi, semua itu banyak tergantung pada cara kita memandang segala sesuatu, baik itu persoalan maupun terhadap seseorang. Jadi, kendalikan pikiran kita jika pikiran itu mulai menyesatkan jiwa dan raga. (jp)

dari blog tonggone

Kamis, 07 Agustus 2008

Efek rumah kaca

Penyebab pemanasan global

!

Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari. Sebagian besar energi tersebut dalam bentuk radiasi gelombang pendek, termasuk cahaya tampak. Ketika energi ini mengenai permukaan Bumi, ia berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan Bumi. Permukaan Bumi, akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya. Sebagian dari panas ini sebagai radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain uap air, karbon dioksida, dan metana yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Hal tersebut terjadi berulang-ulang dan mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat.

Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana kaca dalam rumah kaca. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya.

Sebenarnya, efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Dengan temperatur rata-rata sebesar 15 °C (59 °F), bumi sebenarnya telah lebih panas 33 °C (59 °F) dengan efek rumah kaca[3] (tanpanya suhu bumi hanya -18 °C sehingga es akan menutupi seluruh permukaan Bumi). Akan tetapi sebaliknya, akibat jumlah gas-gas tersebut telah berlebih di atmosfer, pemanasan global menjadi akibatnya.

[sunting] Efek umpan balik

Efek-efek dari agen penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. Sebagai contoh adalah pada penguapan air. Pada kasus pemanasan akibat bertambahnya gas-gas rumah kaca seperti CO2, pemanasan pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca, pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara hingga tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. Efek rumah kaca yang dihasilkannya lebih besar bila dibandingkan oleh akibat gas CO2 sendiri. (Walaupun umpan balik ini meningkatkan kandungan air absolut di udara, kelembaban relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat).[4] Umpan balik ini hanya dapat dibalikkan secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer.

Efek-efek umpan balik karena pengaruh awan sedang menjadi objek penelitian saat ini. Bila dilihat dari bawah, awan akan memantulkan radiasi infra merah balik ke permukaan, sehingga akan meningkatkan efek pemanasan. Sebaliknya bila dilihat dari atas, awan tersebut akan memantulkan sinar Matahari dan radiasi infra merah ke angkasa, sehingga meningkatkan efek pendinginan. Apakah efek netto-nya pemanasan atau pendinginan tergantung pada beberapa detail-detail tertentu seperti tipe dan ketinggian awan tersebut. Detail-detail ini sulit direpresentasikan dalam model iklim, antara lain karena awan sangat kecil bila dibandingkan dengan jarak antara batas-batas komputasional dalam model iklim (sekitar 125 hingga 500 km untuk model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat). Walaupun demikian, umpan balik awan berada pada peringkat dua bila dibandingkan dengan umpan balik uap air dan dianggap positif (menambah pemanasan) dalam semua model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat.[4]

Umpan balik penting lainnya adalah hilangnya kemampuan memantulkan cahaya (albedo) oleh es.[5] Ketika temperatur global meningkat, es yang berada di dekat kutub mencair dengan kecepatan yang terus meningkat. Bersama dengan melelehnya es tersebut, daratan atau air dibawahnya akan terbuka. Baik daratan maupun air memiliki kemampuan memantulkan cahaya lebih sedikit bila dibandingkan dengan es, dan akibatnya akan menyerap lebih banyak radiasi Matahari. Hal ini akan menambah pemanasan dan menimbulkan lebih banyak lagi es yang mencair, menjadi suatu siklus yang berkelanjutan.

Umpan balik positif akibat terlepasnya CO2 dan CH4 dari melunaknya tanah beku (permafrost) adalah mekanisme lainnya yang berkontribusi terhadap pemanasan. Selain itu, es yang meleleh juga akan melepas CH4 yang juga menimbulkan umpan balik positif.

Kemampuan lautan untuk menyerap karbon juga akan berkurang bila ia menghangat, hal ini diakibatkan oleh menurunya tingkat nutrien pada zona mesopelagic sehingga membatasi pertumbuhan diatom daripada fitoplankton yang merupakan penyerap karbon yang rendah.[6]